Pages - Menu

Tuesday, February 4, 2014

PERBANDINGAN TINGKAT MANAJEMEN JARINGAN MENGGUNAKAN WINDOWS SERVER DENGAN SERVER CLOUD


Abstrak

Teknologi jaringan computer yang berkembang menyebabkan jaringan computer tidak hanya digunakan untuk menukar informasi namun juga digunakan untuk saling berbagi sumberdaya yang dimiliki setiap pengguna dalam jaringan. Untuk itu sangat dibutuhkan sebuah manajemen dalam jaringan. Manajemen jaringan bertugas untuk mengontrol dan memotoring jaringan agar dapat berjalan secara optimal.

Dengan menggunakan metode atau tahapan penelitian studi literature, tahapan  analisis,  dan tahapan  kesimpulan diharapakan agar kita dapat memanfaatkan sumber daya jaringan secara optimal sesuai dengan kebutuhan dengan mempertimbangkan hal-hal yang menjadi tolak ukur baik dari segi keuntungan maupun kerugiannya.



BAB I. Pendahuluan
Latar Belakang
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat dalam era globalisasi membuka peluang dan jalan baru dalam  mengaplikasikan banyak hal, saat ini telah banyak berkembang berbagai macam teknologi yang  dapat dimanfaatkan untuk mendukung dan memanage sebuah jaringan computer.
Jaringan computer tidak hanya  menghubungkan berbagai macam pengguna di seluruh dunia dalam bertukar informasi saja tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagi sumber daya yang ada, sehingga dapat dimanfaatkan secara bersama-sama untuk mendukung kinerja dari setiap aktifitas setiap pengguna. Yang dimaksud berbagi sumber daya adalah penyediaan layanan yang dimiliki oleh setiap pengguna yang dapat diakses ataupun digunakan oleh pengguna-pengguna yang lainnya.
Manajemen jaringan sangat dibutuhkan dalam sebuah jaringan computer karena manajeman jaringan merupakan kemampuan untuk mengontrol dan memonitoring sebuah jaringan komputer dari sebuah lokasi. untuk itu kita memerlukan Sistem Operasi yang dapat mengontrol jalan-nya jaringan sehingga dapat berjalan dengan Optimal.
Hal-hal yang menjadi dasar mengapa penelitian ini perlu dilakukan dalam sebuah jaringan adalah tidak semua system operasi yang digunakan dapat mendukung monitoring  sebuah jaringan secara optimal.
Melihat latar belakang diatas, maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul :
“Perbandingan Tingkat Manajemen Jaringan Menggunakan Windows Server Dengan Server Cloud”




Rumusan Masalah 
Menyambung dari latar belakang  masalah yang dirumuskan adalah bagaimana membandingkan beberapa sistem operasi yang akan kita pakai dalam memonitor sebuah jaringan sehingga dapat berjalan dengan optimal. 

Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini yaitu  untuk melihat perbandingan Sistem Operasi windows server dan server cloud dalam  mendukung manajemen jaringan agar berjalan lebih optimal.

Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian  ini yaitu membantu pengguna jaringan dalam menentukan Sistem operasi yang digunakan di dalam memonitoring sebuah jaringan agar berjalan lebih optimal.

Batasan Masalah
Berdasarkan  rumusan  masalah  dan  tujuan dari penelitian ini, maka monitoring jaringan  ini hanya menggunakan system operasi windows server dan server cloud dalam sebuah jaringan.



BAB II  Tinjauan Pustaka
Landasan Teori
A.    Jaringan Komputer
Jaringan Komputer adalah ‘’himpunan “interkoneksi” antara 2 komputer atau lebih yang terhubung dengan media transmisi kabel atau tanpa kabel (nirkabel).’’ [1]

B.     Manajemen Jaringan
Manjemen Jaringan merupakan “kemampuan untuk mengontrol dan memonitor sebuah jaringan komputer dari sebuah lokasi. The International Organization for Standardization (ISO) mendefinisikan sebuah model konseptual untuk menjelaskan fungsi manajemen jaringan.’’[2]

C.     Windows Server
Windows Server merupakan system operasi berbasis computer server yang dirilis oleh perusahaan Microsoft. Windows server berbasis web dan teknologi virtualisasi, sehingga memungkinkan  untuk meningkatkan kemampuan yang fleksibilitas dan infrastruktur pada computer server.[3]
Windows Server atau sering disebut sebagai Windows NT Domain adalah sebuah kelompok logis yang terdiri atas komputer-komputer yang menjalankan sistem operasi Windows yang menggunakan basis data akun pengguna terpusat di satu titik pusat. Basis data terpusat ini (pada Windows 2000 dan versi Windows Server yang lebih baru disebut sebagai Active Directory) mengandung akun-akun pengguna dan informasi keamanan untuk setiap sumber daya yang terdapat di dalam domain tersebut. Setiap orang yang menggunakan komputer dalam sebuah domain akan memperoleh akun unik miliknya sendiri. Akun pengguna ini pun dapat ditetapkan untuk mengakses sumber daya yang terdapat di dalam domain yang bersangkutan.
Dalam sebuah domain, sebuah komputer harus dikonfigurasikan sebagai "Domain Controller" (DC) yang menyimpan basis data akun pengguna serta direktorinya tersebut. Sebuah domain controller merupakan sebuah server yang mengatur semua aspek yang berkaitan dengan keamanan dari sebuah akun pengguna dan interksinya dengan domain tersebut, sehingga menjadikan administrasi keamanan dapat dilakukan secara terpusat. Model domain Windows Server seringnya lebih cocok digunakan pada organisasi menengah ke atas.
Selain model domain Windows Server, Windows juga menawarkan model Workgroup, yang secara kontras berbeda dengan model domain. Komputer-komputer yang tergabung dalam model workgroup dianggap sebagai komputer yang berdiri sendiri (stand-alone), mengingat tidak ada keanggotaan secara formal atau proses autentikasi yang dilakukan oleh workgroup tersebut. Sebuah workgroup tidak memiliki server dan klien, sehingga dengan demikian, workgroup juga menjadi implementasi dari paradigma model jaringan peer-to-peer dalam Windows, sementara model domain menjadi implementasi dari paradigma jaringan klien/server. Mengatur workgroup lebih rumit dilakukan, khususnya jika dilakukan pada banyak klien. Selain itu, banyak fitur yang ditawarkan oleh Windows Server domain yang tidak dimiliki oleh modus workgroup, seperti halnya fitur single-sign-on, fungsi disaster recovery, dan banyak fitur keamanan lainnya. Sehingga, dapat dikatakan, bahwa workgroup lebih cocok digunakan untuk jaringan kecil saja.
Keunggulan penggunaan Windows Server domain adalah:
  • Administrasi secara terpusat: manajemen domain secara keseluruhan dapat dilakukan hanya dengan mengakses satu buah basis data saja.
  • Proses logon yang sederhana dan cukup sekali saja: akses terhadap sumber daya di dalam sebuah domain dapat diberikan hanya dengan menggunakan sebuah proses logon saja.
  • Skalabilitas: jaringan yang besar pun dapat dibuat dengan Windows Server domain.
Komputer-komputer yang terdapat di dalam domain Active Directory dapat dibagi-bagi ke dalam kelompok logis, yang disebut dengan Organizational Unit (OU) untuk lebih mempermudah manajemen. Pada sistem Windows Server domain yang asli (yang dibawa oleh Windows NT 3.1/3.5/3.51/4.0), mesin-mesin hanya dapat dilihat dari perangkat lunak administrasi ke dalam dua keadaan saja: 1)komputer yang terdeteksi di dalam sebuah jaringan dan 2)komputer yang tergabung ke dalam sebuah domain. Active Directory lebih mempermudah bagi Administrator untuk melakukan manajemen domain dan mengubah konfigurasi serta kebijakan jaringan kepada semua mesin yang terkoneksi ke dalam sebuah domain. Komputer dapat berhubungan dengan sebuah domain secara mudah dengan menggunakan LAN atau WAN dengan menggunakan koneksi Virtual Private Networking (VPN).

D.    Server Cloud
Wikipedia mendefinisikan cloud computing sebagai “komputasi berbasis Internet, ketika banyak server digunakan bersama untuk menyediakan sumber daya, perangkat lunak dan data pada komputer atau perangkat lain pada saat dibutuhkan, sama seperti jaringan listrik”.
Komputasi awan (bahasa Inggris: cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain."
Kelebihan dari Cloud Computing adalah sebagai berikut :
·       Cloud computing memiliki prospek yang bagus terutama saat ditinjau dari manfaat ekonomisnya.
·         Perusahaan dapat menghemat biaya dengan memilih layanan cloud computing sebagai gantinya.
·         Merupakan evolusi komputasi dan internet yang potensinya bisa dimanfaatkan untuk berbagi informasi tetapi juga jasa.
·         Semua pembagian sumber daya dalam cloud computing menjadi mungkin melalui konsep ‘Application Programming Interface’ atau API yang membuat interaksi antara program komputer dari platform yang berbeda menjadi mungkin.
·         Salah satu contoh aplikasi cloud computing adalah fitur Google Documents. Cloud computing akan mengoptimalkan penggunaan sumber daya.
·         Banyak perusahaan yang lebih memilih solusi cloud computing karena mengurangi biaya dan menyediakan solusi komputasi paling optimal.

Kekurangan dari Cloud Computing adalah sebagai berikut :
Hal yang paling wajib dalam komputasi awan adalah koneksi internet, internet bisa dibilang jalan satu-satunya jalan menuju komputasi awan, ketika tidak ada koneksi internet ditempat kita berada maka jangan harap bisa menggunakan sistem komputasi awan. Hal ini masih menjadi hambatan khsusnya bagi Indonesia, karena belum semua wilayah di tanah air terjangkau oleh akses internet, ditambah lagi sekalipun ada koneksinya belum stabil dan kurang memadai.
 Kerahasiaan dan keamanan adalah salah satu hal yang paling diragukan pada komputasi awan. Kok bisa ?, sangat bisa. Dengan menggunakan sistem komputasi awan berarti kita mempercayakan sepenuhnya atas keamanan dan kerahasiaan data-data kepada perusahaan penyedia server komputasi awan.

Kualitas server komputasi awan adalah salah satu pertimbangan terpenting sebelum kita memutuskan untuk menyediakan jasa penyedia server komputasi awan. Bukan tidak mungkin kita akan dirugikan ketik server tempat dimana kita menyimpan file atau akses program sewaktu-waktu akan down atau berperforma buruk, alih-alih kita semakin dimudahkan dengan komputasi awan justru kita malah dirugikan karena kualitas server yang buruk.

Gartner mendefinisikannya sebagai “sebuah cara komputasi ketika layanan berbasis TI yang mudah dikembangkan dan lentur disediakan sebagai sebuah layanan untuk pelanggan menggunakan teknologi Internet.”[4]

Bab III. Metodologi

Metode Penelitian
Metode atau tahapan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.      Studi Literature
Studi literature merupakan kegiatan untuk mempelajari teori-teori yang digunakan  dalam penelitian ini.

2.      Tahap  Analisis
Dalam tahap ini akan menganalisa bagaimana perbandingan tingkat manajemen jaringan menggunakan windows server dan cloud server.

3.      Tahap  Kesimpulan
Pada tahapan kesimpulan akan menyimpulkan hasil penelitian dengan menjawab permasalah-permasalahan pada penelitian ini.

Jadwal Penelitian
Kegiatan
Bulan ke-1
Bulan ke-2
Bulan ke-3
Pengumpulan literature



Analisis



Kesimpulan



Proposal














Daftar Pustaka
[1]  Syafrizal Melwin. (2005). Pengantar Jaringan Komputer, Yogyakarta : C.V ANDY OFFSET.
[2] Abdullah syukri, INFORMASI TEKNOLOGI TERBARU. Diambil 4 maret 2014, dari http://www.it-artikel.com/2012/10/manajemen-jaringan-komputer.html
[3] wahana computer. (2010). Panduan Praktis Implementasi dan Konfigurasi Jaringan MS Windows 2008 server
[4] Arifin Muhammad , PENGERTIAN CLOUD COMPUTING. Diambil 4 Maret 2014, dari http://teknologi.kompasiana.com/internet/2013/11/21/pengertian-cloud-computing-611685.html
[6]http://www.amazine.co/201/apa-definisi-kelebihan-cloud-computing/
[7] http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan